LockDown (Mengunci Suatu Wilayah)

Jika lockdown ( social distancing ) 2 minggu ini belum ada hasil maksimal.
Maka akan di tambah menjadi 91 hari.Jika belum maksimal juga, maka akan LOCKDOWN TOTAL.Bukan hanya libur sekolah, tapi semua tempat kerja, tempat jualan, tempat ibadah dsb semua akan di tutup.



Tidak boleh ada seorangpun untuk apapun keluar rumah. (Kecuali lembaga kesehatan, lembaga keamanan yg setiap saat menjaga dan terus memantau perkembangan lingkungan sekitar).
Akan lumpuh total (TENTU, tapi apa itu yang kamu inginkan...???)
Tentu kita semua tidak ingin itu terjadi.
Yuk kerja sama brother, ~sebentar saja~, Demi kebaikan bersama.


Turunkan egonya sedikit saja, Ingat HANYA UNTUK SEMENTARA...!!!

Kita tidak pernah membandingkan Tuhan dengan apapun karna Tuhan itu Maha Esa, Maha Besar tiada tandingan-NYA.
Sangat tidak pantas kita membandingkan NYA dengan virus kecil dengan perkataan "takut virus atau takut Tuhan...???" itu sangat tidak benar.
Tapi kita wajib ikhtiar menjaga sesama terutama menjaga keluarga yg sangat kita sayangi & kasihi.
✓ Jangan sombong,
✓ Jangan angkuh,
✓ Jangan sok sakti,
✓ Jangan takabur.
✓ dan INGAT, situasi ini bukan untuk di jadikan sebuah LELUCON dan BAHAN CANDA'AN, krn di sisi lain ada keluarga, ada kelompok yg sedang berjuang bangkit dan sembuh dari situasi, dr wabah ini. 


Tidak seharusnya kita yg masih sehat, masih bugar, dan msh bs terhindar dr hal buruk ini untuk tidak melakukan hal konyol dan menjadikannya lelucon.
Krn TIDAK MENUTUP KEMUNGKINAN kita jg akan menghadapi wabah ini. (Jangan sampai itu terjadi Semeton).


Seandainya kamu yg jadi pasien COVID-19, apa yg akan kamu lakukan...???
dan apa yg akan terjadi pada keluarga mu...???

Di Negara besar saja yg kaya raya,
yg penangan nya sigap,
alat medis nya lengkap,
masyarakat nya kompak.
Butuh waktu lama untuk pulih.
Apa kabar dengan Negara kita kalau kita tidak mau kerja sama.
Bukankah saat ini kita tinggal disini.? di Negara ini.?
Jangan tengok jalanan yg kosong,
tapi tengoklah Rumah Sakit tempat mereka di isolasi.
Saksikan dengan mata kepala Anda sendiri.
Mungkin dengan cara itu hati nurani mu bisa tersentuh..
Tapi saya TIDAK yakin kamu cukup berani mendatangi Rumah Sakit pasien COVID-19.

Note:
Silahkan liburan sepuasnya.! silahkan berjabat tangan dengan siapapun yg kamu temui.!silahkan sok sakti berkeliaran kemanapun yg kamu inginkan.! silahkan takabur.! dan pastikan besok ada namamu, didaftar pasien yg di isolasi.


Dan tidak akan berhenti di situ, orang yang kontak dengan mu akan masuk list juga. Ayah mu, Ibu mu, Anak mu, Istri mu, Suami mu, Saudara mu, Sepupumu, Keponakan mu, Tetangga mu, Rekan kerja mu dan yg lain nya yg bahkan tidak kamu ingat pernah kontak dengan nya.

Pilihan ada di tangan Anda.
Pilih 2 minggu saja atau menyesal selamanya


Sumber BNPB